Presiden Prabowo Subianto, yang menjabat sejak 20 Oktober 2024, mulai menerapkan berbagai kebijakan ambisius yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan ekonomi, mempertahankan stabilitas sosial, dan memperbaiki sektor keamanan. Kebijakan-kebijakan ini menggambarkan visi Prabowo tentang kemandirian nasional yang lebih kokoh, terutama di bidang pangan, pertahanan, dan kesejahteraan sosial.
Kebijakan Ekonomi dan Ketahanan Pangan.
Di sektor ekonomi, Prabowo memprioritaskan pembebasan hutang untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), petani, dan nelayan, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap kelompok yang paling terdampak oleh situasi ekonomi global. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong stabilitas ekonomi bagi lapisan masyarakat yang paling rentan serta memperkuat fondasi ketahanan ekonomi nasional.
Selanjutnya, Prabowo berkomitmen untuk mereformasi Bulog agar berperan lebih aktif dalam menjaga ketahanan pangan. Melalui penguatan fungsi Bulog sebagai penyangga pasokan dan stabilisator harga pangan, diharapkan Indonesia dapat lebih mandiri dalam penyediaan kebutuhan pokok dan lebih siap menghadapi potensi krisis pangan di masa depan. Langkah ini juga diiringi dengan rencana Prabowo untuk mengoptimalkan produktivitas lahan pertanian melalui program lumbung pangan di tingkat desa, daerah, dan nasional.
No comments:
Post a Comment