Wednesday, 22 January 2025

Imbuhan dalam Bahasa Indonesia: Pengertian, Jenis, dan Contoh

Pengertian:

Imbuhan (afiks) adalah kata tambahan yang dibubuhkan pada kata dasar untuk mengubah kelas kata, makna, atau fungsinya. Proses pemberian imbuhan disebut afiksasi.

Jenis-Jenis Imbuhan dan Contoh:

  1. Awalan (Prefiks): Diletakkan di awal kata dasar.

    • Contoh:
      • me- + tonton = menonton
      • di- + pukul = dipukul
      • ber- + main = bermain
  2. Sisipan (Infiks): Diletakkan di tengah kata dasar.

    • Contoh:
      • gigi + (-er-) = gerigi
      • tunjuk + (-el-) = telunjuk
  3. Akhiran (Sufiks): Diletakkan di akhir kata dasar.

    • Contoh:
      • jual + -an = jualan
      • beri + -kan = berikan
  4. Gabungan Awalan-Akhiran (Konfiks): Gabungan imbuhan awalan dan akhiran.

    • Contoh:
      • uji coba + me(n)-kan = mengujicobakan
      • tanggung jawab + per-an = pertanggungjawaban
  5. Imbuhan Serapan: Diambil dari bahasa asing, seperti Sansekerta.

    • Contoh:
      • Akhiran: -man, -wan, -wati
        • seniman, sastrawan, peragawati
      • Akhiran: -is, -isme, -isasi
        • nasionalisme, modernisasi, legalisasi

Pola Kata Berimbuhan:

  1. Imbuhan me- mengalami perubahan bunyi (luluh) sesuai fonem awal kata dasar.

    • Contoh:
      • meny- + sapu = menyapu
      • meng- + kunci = mengunci
      • mem- + baca = membaca
  2. Bentuk tetap pada fonem tertentu, seperti:

    • me- + laut = melaut

Imbuhan membantu membentuk berbagai kelas kata serta memperkaya makna dalam bahasa Indonesia.

No comments:

Post a Comment

Menjawab pertanyaan

 1. Jelaskan proses yang kamu lakukan dalam menyusun karya fiksi tersebut! Mulai dari menentukan ide cerita, membuat kerangka, menulis, hing...