Wednesday, 18 September 2024

CERPEN

 CERITA PENDEK


Cerpen adalah kisah yang diceritakan dengan pendek atau singkat tidak lebih dari 10.000 kata. Cerpen juga memberikan kesan karena ceritanya hanya memusatkan pada satu tokoh, satu kejadian atau satu permasalahan. 


1.  Ciri-ciri cerpen

a) Panjangnya sekitar 10.000 kata. 

b) Hanya mengandung satu gagasan tinggal atau berkesan tunggal/alur tunggal. 

c) Menyajikan satu kejadian yang paling menarik. 

d) Berakhir dengan penyelesaian. 

e) Cerita di ambil dari kehidupan sehari-hari. 


2. Unsur unsur intrinsik cerpen

a) Tema. 

Tema adalah pokok atau gagasan utama sebuah cerpen/pokok persoalan. 


b) Tokoh dan pernokohan. 

– Tokoh merupakan pelaku dalam sebuah cerpen. Tokoh terbagi atas tokoh utama dan tokoh tambahan;

• Tokoh utama merupakan tokoh yang melakukan interaksi secara langsung atau terlibat dalam konflik. 

• Tokoh tambahan merupakan tokoh yang hanya di ungkapkan dalam cerpen tanpa adanya interaksi yang dilakukan tokoh atau tokoh yang tidak terlihat dalam konflik. 

– Penokohan merupakan watak atau karakter tokoh tersebut. 

– Protagonis: Tokoh yang yang menjadi aktor atau pemeran utama dan mempunyai sifat yang baik.

– Antagonis: Tokoh ini juga menjadi pemeran utama yang menjadi lawan daripada tokoh

protagonis. Tokoh antagonis memiliki watak yang negatif seperti: iri, dengki, sombong, angkuh, congkak dan lain-lain.

– Tritagonis: Tokoh ini adalah tokoh penengah dari protagonis dan antara antagonis. Tokoh ini biasanya memiliki sifat yang arif dan bijaksana.


c) Latar

Latar dibedakan menjadi latar tempat, waktu dan latar suasana. 


d) Sudut pandang

– Sudut pandang adalah posisi atau pandangan pengarang dalam menyampaikan cerita. Penerapannya bisa dilihat dari penggunaan kata ganti yang digunakan pengarang dalam cerpen.


Secara umum ada 2 macam-macam sudut pandang yakni sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga sebagai berikut.


A. Sudut pandang orang pertama yaitu cara pengarang menyampaikan cerita sebagai orang pertama. Ciri-cirinya adalah menggunakan kata ganti orang pertama seperti aku, kami dan sebagainya.


B. Sudut pandang orang ketiga cara pengarang menyampaikan cerita sebagai orang ketiga. Ciri-cirinya adalah menggunakan kata ganti orang ketiga seperti dia, mereka dan sebagainya.


3. Struktur Cerpen

– Abstrak

Abstrak merupakan bagian cerpen yang menggambarkan keseluruhan isi cerita.


– Orientasi

Orientasi cerpen berisi penentuan peristiwa yang menciptakan gambaran visual dari latar, atmosfer, dan waktu dari cerita. Di bagian ini, kamu juga akan menemukan pengenalan para tokoh, menata adegan, dan hubungan antartokoh.


– Rangkaian Peristiwa

Lalu, pada bagian ini, kisah akan berlanjut melalui serangkaian peristiwa satu ke peristiwa lainnya yang tidak terduga.


– Komplikasi

Kemudian, cerita akan bergerak menuju konflik atau puncak masalah, pertentangan, atau kesulitan-kesulitan bagi para tokohnya yang memengaruhi latar waktu dan karakter.


– Resolusi

Terakhir, pada bagian ini, akan menceritakan solusi dari masalah atau tantangan yang dicapai. Kamu juga akan mengetahui bagaimana cara pengarang mengakhiri cerita.


– Koda

Koda merupakan komentar akhir terhadap keseluruhan isi cerita. Bagian ini juga bisa disebut simpulan cerpen.


4. Kaidah Kebahasaan Cerpen


– Mengandung kalimat bermakna lampau, seperti pada suatu senja, beberapa tahun lalu, beberapa tahun silam, dan sebagainya.


– Menyatakan urutan waktu dengan konjungsi kronologis, seperti sejak saat itu, setelah itu, mula-mula, kemudian, sebelum, lalu, dan sebagainya.


– Menggunakan kata kerja (verba) yang mengandung tindakan, seperti memotong, memotret, memakai, memasak, serta kata kerja yang berhubungan dengan perasaan, seperti merindukan, mengasihi, atau menyakiti.


– Menggunakan kalimat tak langsung seperti menanyakan, mengungkapkan, mengatakan bahwa, serta kalimat langsung berupa percakapan antar tokoh dengan tanda kutip. 


5. Nilai yang Terkandung di dalam Cerpen

      Ada beberapa nilai yang menjadi unsur ekstrinsik dalam sebuah cerpen. Dan nilai-nilai tersebut diantaranya adalah:

a. Nilai Agama, Berkaitan dengan pelajaran agama yang dapat dipetik dalam teks cerpen.


b. Nilai Sosial, Berkaitan dengan pelajaran yang dapat dipetik dari interaksi sosial antara para tokoh dan lingkungan masyarakat dalam teks cerpen.


c. Nilai Moral

Nilai ini berkaitan dengan nilai yang dianggap baik atau buruk dalam masyarakat. Dalam cerpen nilai moral bisa berupa nilai moral negatif (buruk) atau nilai moral positif (baik).


D. Nilai Budaya

Nilai yang berkaitan erat dengan kebudayaan , kebiasaan, serta tradisi adat istiadat.

No comments:

Post a Comment

Menjawab pertanyaan

 1. Jelaskan proses yang kamu lakukan dalam menyusun karya fiksi tersebut! Mulai dari menentukan ide cerita, membuat kerangka, menulis, hing...